Satu Pijak Beda Tabiat

Ini semua adalah murni subyektivitas ngasal dan ngawur saya.

Ada akun yg berbicara tentang hal yg sama. Mereka satu kubu, satu persepsi, satu “pihak” sebenarnya: berdiri di sisi yg sama.

Bedanya, satu berbicara dengan bobot, cerdas, bernas; datanya kuat, faktanya akurat, analisisnya matang, hipotesisnya tajam. Banyak hal yg dirangkum jadi satu butir uraian, jadinya uraiannya padat montok berisi.

yg satu berbicara dengan membabi-buta, penuh emosi, hanya berisi opini subyektif belaka. Sederhananya: tong kosong nyaring bunyinya. Baru tau satu hal, uraiannya berlipat-lipat lebih panjang lagi. Jadinya nggelambir kayak lemak perut saya.

Satu pihak yg sama, satu kubu yg sama, satu persepsi yg sama, satu pijakan kaki pun ternyata (bisa) beda tabiat; bisa terpilah jadi dua item yg sungguh sama sekali berbeda berlainan total telak.

#bersih-bersih fesbuk perlahan-lahan, persiapan 2019: #unfollow puluhan page ndhak jelas yg miskin data, lemah fakta, mentah analisis, dan tumpul hipotesis.

– Freema Bapakne Rahman,
subyektif.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s