Begal

Raden Moncrot Darsono adalah begal magang yang beroperasi di hutan Suralaya, masih di wilayah kerajaan Majapahit.

Suatu ketika, ada seorang rakyat jelata melintas mengendarai BMW, berjenis Badak Biru.

Merasa dapat mangsa empuk, Raden Moncrot Darsono langsung menyergapnya.

Entah kenapa itu supir BMW keliatan ikhlas saja nyerahkan mobilnya.

***

Pas setor Badak ke Lik Sugik Butoceking, pimpinannya, Raden Moncrot Darsono langsung kena tempeleng habis-habisan. Kata itu Lik Sugik Butoceking sang bos begal, “Kamu itu jadi begal mbok mikir dikit! Dikit aja ndhak usah banyak-banyak!”

“Loh, ini kan BMW bos, mobil mewah!”

“Mewah dengkulmu semplah! Siapa mau nadahi mobil ginian, hah??? Sana cari seniyapansa! S-e-n-i-y-a-p-a-n-s-a! Bukan BMW! Pekok koq dipiara!”

“Jadi bos, saya lolos magang ndhak nih?”

“Enak aja! Magang lima taon lagi!”

“Bos jahap!”

“Kalo ndhak jahap, ya kita namanya bukan begal! Lagian coba, sapa suruh mbegal BMW, mana delapan silinder lagi!!!”

Akhirnya itu si begal magang langsung insaf dan nyantri trus milih jadi petani.

Belakangan ia terkenal sebagai tokoh kondang(an) dengan julukan Ki Ageng Wijayakarta.

T-A-M-A-T

– Efhawe.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s