PM FB BMW: Kisah Kebohongan Saya

Tahun 2009, si Badak Biru datang ke tengah-tengah kami. Ini mobil Eropa pertama yang keluarga kami punya.

Pengantin baru, saya sama istri pinginnya Volvo. Menikah 2005 silam, kami pun punya mimpi sebagaimana umumnya pasangan yang baru menikah: bisa segera punya rumah dan mobil. Saya ngobrol-ngobrol dengan istri, kami punya cita-cita: pingin miara Volvo dan sebuah Vespa 4 tak buat kendaraan resmi keluarga kecil kami.

Cuman sayang, pas udah pulkam eh nyaris saya ndhak pernah liat Volvo di jalanan kota kecil Kediri gini. Wah alamat ndhak ada temennya dong kalo pake mobil aneh begini? Mbengkelnya juga dimana, tauk juga niy… :O

Akhirnya keinginan punya Volvo kami pendam dulu sementara.

Kami butuh sedan, karena satu dan beberapa pertimbangan, termasuk pertimbangan produktivitas dan setelah sekian lama terbiasa wara-wiri dengan station-wagon Jepangan.

Sempat liat-liat harga Mercy, kami skip. Akhirnya BMW aja. Karena dengan spek dan kondisi yang sama, harga BMW bisa dibilang setengahnya Mercy. Dengan duit sesiap minang Mercy taruh kata, bisa dapet BMW dengan keluar duit setengahnya saja. Setengahnya lagi bisa buat bensin sekolam. 😛

Enam bulan lamanya saya belajar tentang BMW, mengerucut ke E34. Gimana spesifikasinya, di mana bengkel spesialis di kampung halaman sini, dimana beli spare-parts-nya. Niat jadi mantap usai menemukan info ada bengkel spesialis Eropa di kawasan Tulungagung.

Awalnya nyari 520i aja. Eh pas hunting, nemu 530i tangan pertama asli Jatim rawatan BMW senantiasa. Karena tergoda dengan nota rawatan yang segepok (kami simpan hingga hari ini), alhasil kami tebuslah ini badak tukang mabuk haus bensin.

Si Badak Biru datang ke tengah-tengah kami, mulai bingung gimana ya mengenali seluk beluk ini mobil? Sementara sekolah saya IPS, bukan IPA/teknik yang memang saya ndhak paham dunia mesin blasss.

Selain dateng ke bengkel spesialis di Tulungagung, alhasil saya musti bersosialisasi diri biar bisa nanyak-nanyak tentang ini mobil.

Jaman segitu masih era Friendster, belom ada Fesbuk. Thread kondang BMW Mania di Kaskus dan Modcom jadi ajang tujuan buat menggali wawasan.

Zonk, belom ada informasi spesial dan spesifik tentang E34.

Jadilah otak licik saya bekerja, saya bikin aja thread khusus tentang E34 di Modcom.

Rencana culas saya, biar pada master E34 mau turun gunung dan mencurahkan wawasannya di thread khusus.

Alhamdulillah berhasil. Cak Rizal dan Kang Vino, dua dari sekian nama besar pembela panji-panji E34 banyak memposting tentang seluk-beluk E34.

Cuman agak-agak apes di saya. Mungkin gegara saya yang bikin thread, saya dianggap paham banget E34. Banyak telpon ke saya tentang BMW.

Alamaaak…! Koq gini jadinya? Alih-alih saya mbuka thread buat memuaskan dahaga pertanyaan saya, malah saya yang dijadikan tujuan pertanyaan bagi teman-teman yang mencari jawaban.

Ya udah gpp-lah. Saya jawab sebisanya, itung-itung buat nambah teman. Toh pertanyaan yang pada ngubungi saya masih pertanyaan super dasar. Masih enteng lah saya njawabnya.

*mbetulkan kerah kemeja*

ERA Fesbuk kemudian hadir. Sosialisasi dengan para bimmerfan semakin meluas. Mulailah saya kenal dengan Lik Sugik. Jaman segitu fesbuk masih belom ada fitur group. Kami saling berkomunikasi dengan akun personal masing-masing.

Dan saya tambah kondang aja jadi tujuan pertanyaan bagi sesiapa yang menanyakan jawaban tentang BMW.

Alhamdulillah tuhan memberikan pertolongan kepada saya untuk menyelamatkan muka. Setiap ada pertanyaan dari rekan, yang sesungguhnya saya pasti ndhak tau dan ndhak sanggup membalas/menjawabnya, dengan YM/Yahoo Messenger -andalan kala itu mulai jaman kuliah pasca akrab dengan IRC- saya rutin ngontak bro Vino.

Bro Vino selalu sabar dan telaten menerangkan segala pertanyaan saya satu per satu. Baik pertanyaan saya sendiri, maupun pertanyaan teman-teman ke saya karena mereka sangka saya paham tentang BMW.

Lama-lama ramai di Fesbuk, 2011 dengan saya termasuk terlibat di dalamnya, teman-teman bikin komunitas offline BMCC dengan pusat di Madiun.

Fesbuk kemudian punya fitur group. BMCC membuka fesbuk groupnya.

Eh karena isinya dagelan semua, ndhak nyangka yang nimbrung dari seantero Indonesia. FB BMCC yang awalnya buat membahas internal BMCC, jadi seperti FB bimmerfan se-Indonesia.

Kami dari Kediri, Blitar, Madiun, dkk. akhirnya rapat dan memutuskan membuka saluran baru yang lebih terbuka untuk mewadahi silaturahmi para bimmerfan -penggemar BMW, baik yang udah miara maupun yang masih tahap tertarik-. Berhubung Kediri, Blitar, Madiun secara geokultur disebut Jatim Mataraman, maka cuman demi menegaskan asal-usul FB ini belaka tanpa bermaksud untuk membuat sekat dan batasan, kami membuka FB Group baru: Angkringan-online Bimmerfan Mataraman.

FB BMCC dari open kami ganti jadi close. Isinya buat membhasa sesuatu yang internal BMCC saja. Dan tetap melanjutkan tradisi penggunaan bahasa Jawa.

Sementara di Mataraman, meski namanya Mataraman, kami mewajibkan penggunaan bahasa Indonesia karena yang nimbrung emang beneran se-Indonesia.

Secara teknis, yang meng-create FB Mataraman emang melalui tangan saya. Tapi secara prinsip, ini adalah hasil keputusan bersama rapat rekan-rekan pas di Madiun, abis acara halal-bihalal. Rapatnya lesehan sambil ngopi di pinggir jalan. Dan secara faktual, teman-teman se-Indonesialah yang membesarkan Mataraman.

Turut memoderatori FB Mataraman, saya tambah kondang lagi. Telepon lumayan lebih sering berdering. Yang konsultasi tentang problem BMW-nya maupun yang minta petuah dan petunjuk mujarab kala mau minang BMW. Ini belom lagi via inbox ke FB.

Sampe istri saya mbecandain saya, “Kamu jadi konsultan BMW nih sekarang ceritanya? Berapa charge per jam?”

😀

Namun semuanya selalu saya arahkan untuk posting dan bertanya terbuka di FB Mataraman.

Bukan karena apa. Kalo via japri (jalur pribadi), saya takutnya salah ngasih jawaban. Dan tentu tak ada yang ngoreksi. Kalo jawaban salah saya ini kemudian diikuti, ini artinya saya menjerumuskan teman.

Kalo via FB, kan yang mbaca banyak. Yang njawab juga bisa banyak. Yang berbagi pengalaman dari kejadian yang sama juga berpotensi banyak. Plus kalo ada yang salah ngasih jawaban, yang ngoreksi banyak.

Entah kenapa, saya udah berkali-kali bongkar PM (private message) yang saya pindahkan ke FB, eh masih aja ada yang PM. 😀

Seiring berjalannya waktu, saya bersama teman-teman Kedirian kemudian bergabung dengan BMWCCI. Jadi BMWCCI Kediri Chapter. BMCC tetap ada, namun jadi forum/komunitas kultural cangkrukan saja. Di Madiun, secara de-yure telah muncul pula BMWCCI Madiun Chapter.

Namun silaturahmi via Mataraman tetap terjaga dan semakin hangat, semakin meluas yang ikutan ngangkring di sana.

Mataraman, murni cuman sarana silaturahmi online. Karena itu salah besar jika Anda menganggap ini adalah klub atau komunitas. Secara offline, saya tergabung dengan BMWCCI Kediri Chapter, Blitarian Bimmer, atau BUCKS. Dan buanyak warga Mataraman yang secara offline tergabung dengan beragam klub/komunitas maupun yang sama sekali independen tanpa bergabung dengan klub/komunitas apapun.

***

DAN kini saya mulai bisa istirahat dari jibunan PM seperti era Modcom/pre-Fesbuk dulu.

Kalo dulu era Modcom saya selalu mem-forward pertanyaan temen-temen ke Bro Vino, kini guru saya bertambah. Ada Om Abi yang selalu jadi kiblat pencarian jawaban saya.

Jadi, kalo selama ini Anda menganggap saya adalah sumber referensi, baiklah sekarang saya buka saja kebohongan saya. Setiap ada pertanyaan tentang BMW, saya selalu banyak ke Bro Vino atau Om Abi.

So, jangan PM saya lagi sekarang. Silakan posting pertanyaan-pertanyaan rekan-rekan di Angkringan-online Bimmerfan Mataraman.

Kalo Anda beranggapan saya ngeh tentang BMW, itu adalah sebuah kebohongan yang tak patut Anda percayai.

– FHW
pembohong.

Foto nemu dari internet.

————————
Ref: Untuk ulasan, diskusi santai dan chit-chat silakan login ke sini http://m.facebook.com/groups/323699264381705

BIMMER THE SERIES
(Bimmer The Series) Harga Pasaran BMW Bekas Pt. I
(Bimmer The Series) Harga Pasaran BMW Bekas Pt. II
Mobil Eropa Dijual Alakadarnya?

MEMILIH BMW – THE SERIES

Memilih BMW Pt. I
Memilih BMW Pt. II
Memilih BMW Pt. III
Memilih BMW Pt. IV
Memilih BMW Pt. V
Memilih BMW Pt. VI
Memilih BMW Pt. VII

Posting-posting BMW https://freemindcoffee.wordpress.com/category/kumis-hitler/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s