\m/

Bahkan orang yang merasa dirinya sedang memeluk dan menjalani Agama, umumnya menyangka Dunia adalah satu hal, sementara Akhirat adalah lain hal. Mereka menyimpulkan bahwa sesudah dunia ada akhirat, tetapi hidup yang mereka jalani adalah Dunia. Ia tidak pernah mempelajari Dunia dan Akhirat sebagai sebuah kesatuan. Mereka melangkahkan kaki dalam “sebelum” dan “sesudah”. Tidak pernah bersentuhan dengan nuansa bahwa seluruhnya ini sesungguhnya adalah “sekarang”.

***

Manusia yang berjuang untuk membesari manusia lain, untuk menang atas manusia lain, serta untuk mengungguli segala sesuatu di luar dirinya, yakni alam dan makhluk-makhluk lainnya; pada hakikatnya mereka sedang meresmikan kekerdilannya — karena tidak pernah dan tidak akan pernah ada aturan penciptaan yang memperkenankan manusia memiliki kebesaran, kekuasaan dan kemenangan.

Manusia diciptakan untuk hanya satu kemungkinan, yakni membesari dirinya sendiri, menguasai dirinya sendiri, serta memenangkan pertarungan melawan dirinya sendiri.

– Mbah M

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s