Jutek

Mungkin banyak diantara rekan-rekan yang pernah ketemu karyawan/pramuniaga jutek (bad mood). Kalo suami saya, biasanya malah digodain, “Tanggal tua ya Mbak? Jutek amat… :D”

“Napa Mbak, marahan ama suami? Jutek amat… :D”

Dll. yang berharap bos-nya ndengarkan. Ada yang kemudian pramuniaganya tersenyum, ada yang makin jutek.

Suami -tabiat laki-laki kayaknya- cuek aja kalo ada karyawan/pramuniaga jutek. Dan pramuniaga cowok biasanya juga jarang jutek. Banyakan yang jutek, kena baper, emang pramuniaga cewek.

Kami siy cuek aja kalo ada pramuniaga jutek. Kami siy urusannya: ini barang sesuai yang kami cari apa enggak, dan worthed antara price and value-nya apa enggak. Itu aja.

Cuman, kasihan itu toko/mall kalo bos-nya sampe enggak tau kalo karyawatinya jutek. Pelanggan yang juga gampang baper bisa kabur.

So buat Anda-Anda yang punya usaha dan punya karyawan, rutinlah dikontrol kondisi psikologi karyawan. Kami yakin gaji bukan alasannya. Sebab kalo mereka enggak terima dengan gaji yang ada atau kondisi kerja yang ada, pasti udah pamit resign, keluar nyari kerjaan lain. Yang memang tipikal karyawan biasanya gampang-gampang aja buat segera dapet kerja lagi.

***

Kami yakin, jutek rasanya dominan dikarenakan ada satu dan lain hal yang menyangkut bukan urusan pekerjaan. Atau urusan pekerjaan namun persoalannya personal. Misal marahan atau ngambek-ngambekan antar karyawan.

Maklum, -maaf- di kalangan kelas karyawan atau di karyawan kelas bawah, sinetron mungkin masih menjadi hiburan yang paling top sedunia bagi mereka. Dampaknya, hawa sinetron kebawa ke urusan (non)pekerjaan. Ngambekan, marahan, sewotan ama temen atau anggota keluarga di rumah.

Jadi, aturlah gimana agar karyawan Anda enggak suka liat sinetron. Minimal, jangan puter tipi yang nanyangkan sinetron di lokasi kerja.

Atau cara lain apalah sesuai kreativitas Anda.

TAPI kalo “jutek”-nya karyawati karena lagi bulanan, mbok ya dikasih ijin atau beban pekerjaan yang ringan tho wahai para bos… Apalagi kalo Anda, the boss, adalah perempuan juga, pasti paham rasanya kena bulanan yang pas aduhainya.

Nyari duit ya nyari duit. Tapi, gimana ya, mbok ya jangan menentang kodrat alam. Karena sebanyak apapun duit kita, yang manusia manapun tak bisa menandinginya, tak akan pernah sanggup untuk melawan kodrat alam.

Runtuh bisnis Anda hanya karena ngasih ijin datang bulanan ke karyawati?

Well, meski tak kenal Anda, kami sampaikan banyak terima kasih kepada Anda yang dengan diam-diam biasa ngasih ijin datang-bulan ke karyawati. Kami doakan semoga bisnis Anda tambah dan semakin lancar, dan rejeki Anda halal-berkah adanya. Allahuma Aamiin.

– Deasy Widiasena
enggak jutek. Paling langsung ngamuk 😛

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s