Kebenaran Ilusi, Ilusi Kebenaran

Kadang-kadang orang enggan mendengar kebenaran, karena tak ingin ilusi mereka hancur berantakan. -Friedrich Nietzsche-

Kadang-kadang anak-anak biem enggan mendengarkan kebenaran kalo seniyapansa itu uirittt puolll, ndhak kayak BMW V8 yang buorosss puolll.

Kadang-kadang anak-anak biem enggan mendengarkan kebenaran kalo seniyapansa itu larinya beneran kuencanggg, ndhak kayak biem (318i) tipe yang sama-sama empat silinder kayak seniyapansa tapi itu biem memble menggos-menggos.

Kadang-kadang anak-anak biem enggan mendengarkan kebenaran kalo seniyapansa itu muat tujuh penumpang, di bagasinya bisa bawa galon lagi. Ndhak kayak biem kebanyakan yang cuman muat lima penumpang, udah gitu bagasinya ndhak bisa bawa galon lagi :O

Kadang-kadang anak-anak biem enggan mendengarkan kebenaran kalo seniyapansa itu safety-nya tinggi: dia punya airbag! Ndhak kayak E34 atau beberapa model E36 yang computerized canggih: lampu plat nomornya mati aja keluar warning-nya, punya parking-lamp yang nyala sebelah, bumpernya kadang sanggup ngalahkan tembok, spionnya kadang menang lawan motor ugal-ugalan, headlight-nya bisa disetel naik-turun ketinggiannya; eh apaan tuh biem malah ndhak ada airbagnya! -_-

Kadang-kadang anak-anak biem enggan mendengarkan kebenaran kalo seniyapansa itu spareparts-nya super melimpah, gampang ditemukan di mana aja, mana harganya murah-meriah lagi; ndhak kayak biem yang parts-nya musti pesen ke kota besar dan nunggu sehari – beberapa hari untuk pengirimannya, mana harganya alamak bujubuneeeng!

Kadang-kadang anak-anak biem enggan mendengarkan kebenaran kalo seniyapansa itu dijual lagi harganya masih super tinggi dan cuepettt wal gampang lakunya; ndhak kayak biem kadang lebih dari setaon juga belom tentu laku, laku-laku pun harganya super mengenaskan 😦

Kadang-kadang anak-anak biem enggan mendengarkan kebenaran seniyapansa karena anak-anak biem tak ingin ilusi mereka tentang: biem itu kuenceng puolll, nyuaman puolll, nikmat puolll, canggih puolll dll. jadi hancur berantakan 😛

Kadang-kadang anak-anak biem enggan mendengarkan kebenaran kalo nyata-nyata biem itu cuman mobil mewah, sementara seniyapansa itu jelas-jelas mobil mahal.

– FHW,
minggat.

*Poto nemu dari internet, hak cipta ada pada masing-masing pendesain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s