Lik Sugik

Anda kira Om Abi itu orang yang segala tahu, wikibmwedia berjalan, paham banyak hal tentang biem, menguasai berbagai bidang perbieman, mahir ngoprek elektrikal, lihai remap ECU, punya tingkat hafalan yang super tinggi, gila melahap jutaan referensi;

paham karakteristik semua mesin biem, tau banyak spek biem, handal ilmu fisiokimia otomotif, ngelontok catatan historikal BMW, baik hati dan ndhak songong, suka polah-raga, rajin menyabung, dan sangat expert matematika – fisika – astronomi?

Anda kira Bung Arnold Jonathan itu orang yang segala tahu, wikipedia berjalan, paham banyak hal apapun, menguasai berbagai bidang keilmuan, mahir fotografi, mengerti dunia industri, punya tingkat hafalan yang super tinggi, gila melahap jutaan referensi;

paham karakteristik semua mesin & elektris, tau banyak spek perangkat, handal ilmu kimia-nutrisi, ngelontok catatan sejarah (baca: PSPB), baik hati dan ndhak sotong, suka polah-raga, rajin menyambung, dan sangat expert bidang geologi – fisika – astronomi?

I don’t think so!!! Never!!! Khayal!!! Mustahil!!!

Itu semua karena Anda ndhak pernah kenal secara filosofis siapa itu Lik Sugik!

***

Lik Sugik adalah orang yang tahu sama segala hal meski segala hal ndhak tempe sama dia.

Lik Sugik adalah wikibmwedia berjalan(pelan, super lemot, dan nyaris berhenti), paham banyak hal tentang biem(acakadut), menguasai berbagai bidang per(kawatan)bieman, punya tingkat hafalan(pengkawatan) yang super tinggi, (beneran ndhak waras alias)gila melahap jutaan referensi (ngakali biem);

paham karakteristik semua mesin(ancur) biem, tau banyak spek biem(brodhol), handal ilmu sosiokimia otomotif, ngelontok catatan historikal BMW(nya sendiri, BMW-nya sendiri juga pada ngelontok), baik hati dan tidak sombong, suka polah-raga, rajin menabung, dan sangat mengerti ilmu geofisika (menengarai hujan) dan astronokonomi! (Bulik Astro, Lik Eko, dan Lik Nami)

Lik Sugik adalah satu-satunya pakar aerokawatikal dan telepatika (matematika dengan telepati alias ngira-ngira). Kapabilitas keilmuan dan kompetensi keahliannya maksyur. Rilis (tak)ilmiahnya begitu mengagumkan. Tesisnya: “Pemanfaatan Oli Copotan dan Minyak Seken Secara Sempurna Untuk Melanjutkan Kehidupan Maroon”. Sementara desertasinya: “Metode Aman Penggunaan Air Ledeng/PAM untuk Rehidrasi Radiator”.

Kita semua tau, saking panasssnya matahari, tak ada satupun manusia yang sanggup pergi ke sana. Kecuali Lik Sugik.

Dia berangkatnya malam hari. Jadi aman ndhak kepanasan.

Anda kagum dengan kemampuan seseorang? Think again, and (don’t ever) think Lik Sugik!

***

JUJUR saya akui, saya ini pengagum pemikiran Lik Sugik nan brilian. Dia adalah kepala keluarga kecil dengan cewek dan cowok imut nan lucu. Meski hidup apa adanya dan bukan adanya apa, setiap kali saya menjumpai Lik Sugik pun keluarganya, yang ada dan terpancar hanyalah aura bahagia dan kebahagiaan.

Saya yakin, dibalik itu semua, pasti ada kerikil-kerikil masalah rumah-tetangga dan tantangan kehidupan sebagaimana semua keluarga mengalaminya dalam bentuk masing-masing. Namun setidaknya, saya ndhak pernah menjumpai langsung atau menemukan sendiri adanya dahan dan ranting basah semua persoalan rumah-tetangga Lik Sugik, apalagi sampe keluar apalagi menyebar ke mana-mana. Tak gendong…♪♪♫♫

Inilah sesungguhnya berumah-tangga. Saat suka dan duka bisa dijalani bersana dan membuat semua saling menguatkan, terus memberi dan menerima, menjalani suka dan menghadapi duka: bersama.

Inilah Lik Sugik, yang mana lika-liku rumah-tetangganya -biasanya siy ceritanya cuman berputar-putar seputar nota bengkel vs sudip (sutil/spatula) istrinya- dia ungkapkan sebagai untaian inspirasi yang berlaku universal, dan bukan mengumbar jeroan dapur rumah-tetangga apalagi mempublikasikannya secara massif dan sistematis. Emangnya dia artis(shitnetron)?

MESKI pake biem – mobil yang sering dituduh sebagai mobil mahal oleh banyak orang padahal aslinya biem itu cuman mobil mewah, Lik Sugik ndhak malu mengakui kalo belom tentu dia sanggup ngopeni biem dan bergaya hidup sebagaimana standar kaum ber-uang yang biasa beli parts mihil dan beli aksesoris/pernak-pernak kelas atas. Prinsipnya ini yang sungguh menginspirasi saya.

Ndhak kayak saya yang aliran kere kiri, tapi masih belagu suka lirak-lirik seolah bingung mau mbuang velg standar dan galau mau ganti pake Alpina, ACS, Hartge, Breyton, dll. yang harga sekennya juga masih setara motor pasaran baru.

Seringkali biem Lik Sugik BENERAN kehabisan bensin dan itu si Maroon cuman bisa bubuk pulas (baca: sekarat) di kandangnya sehingga dia harus cukup bermotor kemana-mana. Tak gendong…♪♪♫♫

Cuman, dari seluruh kekaguman saya itu, satu hal saja yang saya ndhak pernah menyetujui kelakuannya Lik Sugik. Yakni kalau dia ngajak kedua anak lucunya bermotor ratusan kilometer: didera panas dan dingin, dilanda terik dan hujan, diserang ngantuk dan lelah, diterpa angin dan asap tebal kendaraan lain yang tak pernah peduli kesehatan bersama dan cuman mementingkan kepentingan dirinya sendiri dengan dalih mahalnya harga parts dan membiarkan asepnya terus tebal plus pemerintah yang banci (ndhak)bersikap tegas terhadap kendaraan-kendaraan berasap tebal yang mengganggu kesehatan bersama ini.

Woalah Lik…

***

Yen pancen mobil lagi ora ana bensine kan kepeksa motoran, mbok anakmu dititpke dulurmu apa kepriye ngono… Asli Lik, sing kaya mangkono – nggawa anak motoran pirang-pirang jam lan adhoh banget/atusan kilometer ngono, kuwi jenenge ora nyenengke anak ning malah berpotensi nyilakani.

Siji-sijining polahmu sing ora bakal dhaksarujuki salawase urip ki mung ngejak anakmu motoran ratusan kilometer ngono kuwi Lik!

Yen kowe arep ngawati biemmu mbok arepa kepriye amrih bisaning terus ambegan, aku ora peduli. Malah yen ana sing ngenyek, dhakunen-unenane wonge! Ning nggawa anak, loro pisan, motoran ratusan kilometer: no way!!!

Kaya anakmu koajak motoran Madiun – Semarang, Madiun – Malang PP ngana kae, asline kabeh ki dha ngenes Lik! Yen pancen lagi ora ana bensin lan (sepurane) ora ana pentinge, mbok ning ngomah wae… Ora usah meksa motoran Madiun – Malang nggawa cah lucu loro ngono…

Amit-amit, aku ora ngarepke apa-apa, ning yen nganti ana apa-apa krana anakmu koajak motoran adhoh, piye perasaanmu jal? Getun ki anane tansah aneng mburi Lik…

Kalo emang mobil lagi ndhak ada bensinnya dan terpaksa harus motoran (demi berhemattt), mbok anakmu dititipkan sodara/famili atau gimana gitu… Sungguh Lik, yang kayak gitu itu: mbawa anak bermotor berjam-jam dan jauh banget – ratusan kilometer gitu, itu namanya bukan lagi menyenangkan anak, sebaliknya malah berpotensi mencelakakan! 😦

Satu-satunya kelakuan ente yang ndhak pernah aku setujui sepanjang hidup ini ya kalo ente ngejak anak-anakmu bermotor ratusan kilometer gitu Lik!

Kalo ente mau ngawati biem, biemu mau ente (akali kayak) gimanakan demi menyambung nafasnya, aku ndhak ambil pusing. Malah kalo ada yang menghina ente, aku sanggup ngata-ngatai sesiapapun dia orangnya! Tapi kalo mbonceng anak, dua lagi, bermotor ratusan kilometer: no way!!!

Kayak kala anakmu ente ajak motoran Madiun – Semarang, Madiun – Malang PP gitu, sesungguhnya kita semua ini nelangsa banget Lik… Kalo emang lagi ndhak ada bensin lan acaranya (maaf) ndhak penting banget, mbok di rumah aja… Ndhak usah nekat ngeyel ngotot bermotor Madiun – Malang mbonceng dua bocah imut dan lucu gitu…

Amit-amit, aku ndhak pernah mau mbayangkan yang ndhak-ndhak, tapi kalo sampe ada apa-apa karena anak-anakmu ente ajak bermotor juauh gitu, gimana perasaanmu coba?

Penyesalan tuh selalu datengnya belakangan Lik… Sebab kalo dateng di depan, itu namanya pendaftaran.

***

Itulah Lik Sugik. Bahwa kita semua tau; karena saking panasssnya matahari maka tak ada satupun manusia yang sanggup pergi ke sana, cuman Lik Sugik yang sanggup. Dia berangkatnya malam hari. Jadi aman ndhak kepanasan.

Anda kagum dengan seseorang? Think again, and (don’t ever) think Lik Sugik!

Bai nde wei, du yu ‘nnow wott ai min? Plis tel mi bikows ai sendiri dont ‘nnow wott ai min.

– FHW,
diiringi tokekan nyaring si Franky. Dan entah dimana si Zulfikar sekarang, biasanya si Franky di balik bupet dan si Zulfikar di balik lemari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s