Kopdar

Tiap Jumat malam, kami dari Bimmerfan Kedirian (BMWCCI Kediri) rutin kopdar di parkir timur Stadion Brawijaya, Kediri. Tepatnya di sisi utara, di space paling longgar di depan lapak Jus 22.

Kenapa Jumat malam?

  • Kami ingin sekalian aja menghabiskan ‘hari kerja’ kami. Jadi mau semalam sampe pagi pun okey. Soale malam minggu adalah waktu spesial buat keluarga, kecuali ada urusan/undangan insidental tentunya.
  • Kalo malem minggu, yang ngumpul di tekape kami biasa ngumpul itu buuuanyakkk. Tempatnya bisa ndhak muat. Bukan cuman di situ, nyaris di setiap sudut strategis banyak klub/komunitas otomotif kopdaran rutin. Baik dari R4 maupun R2.

JUMAT malem gitu kami ndhak sendirian. Beberapa klub/komunitas juga punya jadwal yang sama. Hanya biasanya, jam 9-10 malem mereka udah mulai mrethel-i pulang, rekan-rekan bimmerfan baru mulai berdatangan -_-

Kalo ngumpul kami sering juga berasimilasi, lebih dari sekedar akulturasi apalagi cuman inkulturasi. Cangkruk dan nimbrungnya melebur barengan, bukan sekedar ‘bertetanggaan’. Ya orangnya, ya mobilnya!

Meski masih terlihat ter-‘kumpul-kumpul’ penataan parkirnya, tapi sudah biasa kalo kami parkir campur-campur. Ya BMW atau TwinCam. Kadang urutan parkirnya selap-selip… sori, selang-seling. Biasanya ginian karena ada yang datengnya belakangan dan ngisi slot kosong karena ada yang duluan pulang.

Baru kalo ada rapat yang mbahas internal klub/komunitas, biasanya kami terpisah sebentar.

Seperti Jumat malam ini tadi. Tampak di poto tersebut: rekan-rekan Twincammer dan bimmerfan bercampur.

Beberapa di belakang/bersandar pada si merah: rekan-rekan bimmerfan.

Silver di sebelah kiri si merah: E36 dan kroco-kroconya. Agak sonoan: Twincam.

Masih tampak di poto, horisontal-kanan di ujung belakang, barisan buanyak Xeniavanza.

Biasanya juga temen-temen Kebo Blazer para tukang ngelayap juga pada nimbrung. Sama temen-temen 4×4 (Taft, Jimny/Katana, dll.) yang ban-nya guedhe semua. Pun rekan-rekan Corolla bungkuk juga kadang nampak. (Entah kenapa pas pada absen, mungkin karena ada kegiatan atau sedikit perubahan lain).

Serunya susah diungkapkan.

Semuanya salaman, berjabat erat tanpa sekat.

Semuanya ngobrol saling menyapa.

Bergidik ngelihat gaharnya bongkah (baca: konsumsi bensinnya) mesin V8.

Takjub melihat tarikan Twincam GTi.

Melongo lihat barisan stiker dolan pating gerembel kaum pengagon Kebo.

Dan menggelar karpet merah virtual buat aki-aki (kakek-kakek) tua pinisepuh Coro bungkuk yang meski datang tertatih-tatih namun masih bisa berlari ke sana-kemari.

Saling menanyakan kabar keluarga.

Berbagi penganan.

Dan tak ketinggalan, olok-olokan: “Mobilmu boros!” “Mobilmu kaleng!” “Mobil boros masih aja dipiara!” “Nah situ mobilnya gêmbrèng (kaleng), ya pantes irit!”

Ngakak barengan.

Lupa cekikan harga parts.

Unity in diversity.

Mulai dua silinder hingga V8 (sayang belom ada yg nongkrong bawa V12 dimari. Semoga segera ada.).

Mulai yang 1l:14km sampe yang 1l:4km.

Mulai yang oil-filter-nya 15rb sampe yang 150rb sebiji.

Mulai yang pajaknya 190rb sampai 9,1jt per tahun.

Dari yang ndhak ngerti kode bodi dan kode mesin sampe yang paham keong racun dan close-ratio gear.

Dari yang dompetnya ngos-ngosan padahal cuman mau ganti filter-filter sampai yang sedang galau bingung menentukan pilihan item buat upgrade audio hi-end dan velg klimis.

Dan yang mobilnya ceper abis sampe yang standar abis (standarnya udah abis) 😀

Dari yang bulukan ala mobil perang sampe yang kinclong abis (kinclongnya abis kaleees…) hasil tiap hari dilap.

Hanya dan hanya melebur dalam kebersamaan.

Pilihan dan alasan/pertimbangan pada pilihan menjadi selera subyektif masing-masing. Perbedaan (pilihan) hanyalah ranah internal.

Dengan seragam berbeda-beda, pun dominan malah males pake seragam klub/komunitas (mungkin dulu pesennya kerasa mihil bagi ukuran dompet masing-masing 😀 jadi pada dieman-eman disimpen rapi di lemari), kalo berbaur justru bikin nuansa penuh corak dan warna.

Kalo sudah ngumpul, yang ada cuman: semangat menyatukan persamaan, menyatukan semangat persamaan.

Unity in diversity.

Running every Friday nite @parkir timur Stadion Brawijaya, kota kecil Kediri.

Come and join us, ayo cangkruk bareng. Paseduluran, paseduluran, paseduluran. Ora ana liya, bukan yang lain.

– FHW
punya biem simpenan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s