Terima Kasih Avanza Hitam

Siang ini di kota kecil Kediri, 26 Desember 2015, hari kesekian dan masih awal-awal sesi libur panjang akhir tahun ini. Saya mengemudi sendiri, sedang terjebak kemacetan di salah satu titik keramaian kota Kediri, kota yang cuman ‘sejengkal’ ini.

Mendadak, sebuah Avanza (atau Xenia?) hitam berteriak kepada saya sambil berlalu agak cepat, “Pak pintunya kurang rapat!”

Kurang lebih mungkin itu kalimatnya. Entah apa yang beliau ucapkan tadi, saya kurang ngeh. Tapi saya yakin itu maksudnya.

Secara refleks saya mengangguk dan melambaikan tangan. Semoga mereka paham jika dengan gerakan itu saya hendak mengucapkan terima kasih.

Saya membuka dikit untuk kemudian menarik-menutup pintu saya lebih rapat.

TERIMA KASIH Avanza hitam. Salut buat penumpang kiri depan (ibu-ibu berjilbab, menemani si bapak yang konsentrasi nyetir tampaknya, beserta keluarga seisi mobil – mudah-mudahan saya tak salah lihat tadi) yang sepertinya sengaja membuka sebentar kacanya hanya untuk menyampaikan peringatan kepada saya.

Sayangnya saya masih tetap tertahan di lajur saya, tidak bisa menyusul itu Avanza di lajur sebelah saya yang duluan bergerak dan maju beberapa mobil ke depan.

Hingga lolos dari kemacetan, saya tak bisa mengejar itu Avanza untuk mengucapkan terima kasih secara langsung.


– Ilustrasi.

KEDIRI kota kecil yang cuma ‘sejengkal’ ini, siang tadi dilanda kemacetan parah. Jalur yang saya lalui siang ini tadi: Nabatiyasa, pusat kota Jalan Dhoho, Pattimura isinya macet semua. Di jembatan baru Semampir, kendaraan ke arah barat ekor kemacetannya bahkan sampai lampu merah Semampir.

Entah dengan kawasan Alun-Alun, saya tak hendak lewat sana ini tadi, udah keburu bete aja di jalan tadi. Cuman buat ngiteri jalur yang tak seberapa panjang tadi, (nyaris) satu setrip bensin ludes terbakar jadi emisi.

Walapun cuman sedikit kilometer dan tidak makan waktu berjam-jam ala Jakarta, namun rasanya Kota kecil yang cuman sejengkal ini sudah mulai belagu hendak menandingi Jakarta atau Malang. Sebab sejauh ini Kediri tidak mengenal kemacetan. Paling ya masih “antri lumayan agak lama”, begitu kalo saya mengistilahkan ‘kemacetan’ Kediri kala weekend-weekend biasanya.

Entah dengan hari sebelumnya, apakah seperti ini macetnya atau tidak. Siang ini tadi saya terpaksa keluar karena memang ada urusan. Bukan sekedar jalan-jalan menghabiskan liburan. Sementar amulai awal sesi libur panjang akhir tahun 2015 ini saya banyak menghabiskan waktu di Blitar.

KEPADA Avanza (atau Xenia?) hitam yang tak sempat saya perhatikan nomor polisinya karena serasa begitu cepatnya kejadian tadi, saya ucapkan terima kasih tiada terkira. Semoga posting ini sempat sampai ke layar ponsel/kompie Anda. Dan semoga kesehatan dan keselamatan senantiasa menyertai Anda sekeluarga, Allahuma aamiin.

Regards,
FHW
– Bimmerfan (BMWCCI Kediri; Angkringan-online Bimmerfan Mataraman – not club not community; Blitarian Bimmer; BUCKS; dll. mana aja saya okey buat diajak koq! 😀 Hehehehe…)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s