Membuka vs Menutup Kartu Kredit

Kami tidak punya kartu kredit. Tapi ada hal menggelitik yang kami temukan dari komentar rekan-rekan fesbuk kami.


– Ilustrasi nyuplik dari http://www.dailyfinance.com/2012/10/31/worst-credit-cards-scary-plastic-hurts-finances/.

“Sekian tahun yang lalu, sewaktu pihak bank merayu saya agar membuka akun kartu kredit, sales bank dengan ramah dan baik hatinya MENDATANGI dan MEMBAWAKAN formulir-formulir untuk saya tanda-tangani.

Selanjutnya, account-statement selalu dikirim tanpa tanda tangan karena surat tersebut digenerate oleh komputer, dan/maka dianggap sah.

Lalu mengapa untuk menutupnya, saya yang repot buat surat ini-itu, bukannya sales bank yang mendatangi seperti sewaktu pembukaan akun?

Mengapa email saya yang menyatakan penutupan akun, tidak danggap oleh bank, melainkan mengharuskan saya menulis surat bertanda-tangan seperti jaman sekolah dulu?

Jawaban manajer bank-nya adalah: itu sudah ketentuan dari sononya.

Seorang manajer bank internasional hanya mempunyai jawaban seperti itu??????

Dimana kesetaraan antara bank dengan pelanggannya?”

-Catur Sudiro, seorag guru kehidupan-

“Tapi aku pernah ikut asuransi via kartu kredit yang offering-nya by phone. Waktu aku closed juga confirm by phone bisa juga. Pihak ngirim surat closing statement-nya ke kantor.”

-NLW, rekan-

“Untuk tutup kartu kredit cukup telepon ke call center-nya. Saya telah sukses nutup kk bn1, 4nz, bukop1n dan m3ga via call-center.”

“Tapi sebenernya memang harus mudah bukanya mudah tutupnya. Emang saya akui prosedur semua kartu kredit itu menyebalkan!”

-MU, seperti adik bagi kami-

“Mungkin kedengaran katrok; sebagai orang yang berkecimpung di perbankan, saya tidak memiliki satu pun kartu kredit. Kelihatan memudahkan tapi ribet, bunga juga gila-gilaan. Kata orang, belanja lebih murah. Iya murah saat belanja tapi repot di tagihan.

Yang terlanjur buka kartu kredit, gunakan dengan bijak.”

-AMA, rekan-

“Tanpa kartu kredit, saya enggak bisa transaksi ke ebay. Kuncinya memang bijak menggunakan.”

-RS-

Bagaimana dengan pengalaman Anda sebagai pengguna kartu kredit? πŸ˜€

– Deasy & Freema,
enggak punya kartu kredit πŸ˜›

Ref: http://www.forbes.com/sites/sherylnancenash/2012/06/19/5-credit-card-traps/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s