Linux: Aman Bekerja

Linux

Perasaan sekejam-kejamnya update (pemutakhiran) Linux, gk sekejam update Windows(7).

Update gedhe-gedhean di Linux tinggal unduh (download), pasang (installing), kelar. Kalo restart paling sekali. Sama sekali ndhak nganggu kerja selama download/update berlangsung.

Di Windows(7), update yg kelewatan tidak dilakukan secara parsial membuat resources disedot luar biasa. Kompie jadi bego. Udah gitu perubahannya luama bingit plus bisa beberapa kali restart.

LINUX adalah sistem operasi. Jika di ponsel Anda mengenal Symbian, Windows Phone, Android, Firefox OS, IOS, di komputer juga ada kayak gitu. Ada MacOS yang hanya berjalan di perangkat keras Macintosh, ada Windows, ada AmigaOS, BSD, pun Linux.

Kebanyakan selain Windows, semua adalah turunan Unix/*NIX. Berasal dari satu bahasa komputasi yang sama. Termasuk juga si Android.

Sistem operasi turunan Unix, biasanya bersifat open-source. Kodenya terbuka. Sesiapa saja bebas (=free) untuk memodifikasi dan mengembalikan hasilnya kepada komuntas. MacOS yang mengunci kode desktopnya (tampilan graphical user interface/GUI/tampak muka)nya pun masih membuka kernel, inti utama, sistem operasinya.

Linux dibangun oleh komunitas. Secara prinsip bisa dibilang mereka bukan tim profesional. Sementara Windows dikerjakan oleh tim profesional murni, sebagaimana Mac.

Kalo toh orang Linux nyari duit, mereka biasnya cuman karena menjual tenaga dan pikiran/waktunya. Menjual layanan, perawatan, solusi, dan berbagai tindakan lain yang juga dilakukan sama persisi untuk sistem operasi lainnya. Bedanya, Linux-nya itu sendiri tidak dijual.

Linux Milestone

Di luar negeri, negara-negara maju yang logis cara berpikir mereka, banyak pemerintahan di sana yang beralih menggunakan Linux untuk sistem komputasi pemerintahannya. Dan ini sudah berlangsung sejak lama. Sekali lagi alasannya logis: keamanan, daya tahan sistem, stabilitas sistem.

KALO sampe Windows lebih keren dibanding Linux, itu wajar. Wong yang ngerjakan tim profesional Tapi kalo sampe Windows kalah keren: performa, kinerja, stabilitas, skalabilitas, dll.nya dibanding Linux, enggg……gak jadi deh 😀

Lagian, sekeren-kerenya tampang Windows, banyak yang mengatakan bahwa tetep aja Windows ndhak pernah lebih keren tampangnya dibanding Mac. Tidak pernah!

– Lho, di Linux kan gk bisa diinstali ini ini ini? (Semua yg disebutkan aplikasi bajakan yg harga ribuan dollar)

Bukan ndhak bisa, pembuatnya aja yg ndhak mau bikin versi Linux.

Jika Anda hanya menggunakan kompie untuk aplikasi officing dan tasking sederhana sehari-hari plus internetan, saya tidak mengkampanyekan, hanya mengatakan bahwa menggunakan Linux akan membuat Anda aman dan selamat dalam bekerja. Karena Linux stabil dan sejauh ini relatif bebas virus. Mudah-mudahan demikian.

– Kampanye niy?

Santai, Linux bukan perusahaan. Sesiapa yang ber’kampanye’ seperti saya, sesungguhnya murni untuk kemaslahatan umat belaka dan tidak mengandung unsur komersial. Gampangnya kata: siapa siy yg mbayar orang yg mengkampanyekan Linux?

Rasanya gk ada. Kita semua hanya merasa mendapatkan manfaat dan kebaikan, dan sekedar ingin berbagi atas apa yang kita dapatkan. Itu aja siy 😀

Dan, jika kita berkoar-koar meneriakkan negara yang terbebani macam-macam beban/hutang sehingga harus berhemat, dengan menggunakan Linux sesungguhnya kita telah membantu negara berhemat. Sebab tidak akan pernah ada devisa negara yang keluar untuk pembelian lisensi penggunaan Linux.

Berbeda dengan Windows yang kita perlu membayar (lisensi)nya untuk digunakan.

Bayangkan jika sebiji Windows seharga 100 dollar, kali sekian juta komputer di negeri ini, berapa banyak kita menghamburkan duit untuk hal yang semestinya kita bisa menggantinya dengan Linux?

Fenomena rakyat yang latah menggunakan Windows ini, mungkin mirip dengan rakyat yang membuang sampah seenaknya ke sungai. Sama-sama mengotori (kondisi) dan membebani negara.

Mungkin demikian. Mohon maaf jika ada kurang-lebihnya dan salah kata.

Freema HW,
– Pengguna Linux, dan
– Pengguna Windows haram/hasil maling/curian.

*Lanjut dimari https://freemindcoffee.wordpress.com/2015/01/13/aplikasi/*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s