Indonesia Berubah Lebih Baik

Bus Listrik Dasep Ahmadi

Sebuah bus listrik dengan tampang yang sebagaimana umumnya bus telah lahir di Depok, Jabar. Karya Dasep Ahmadi salah satu putra petir Indonesia. Dengan fisik -sekali lagi- pleg dengan umumnya bus.

“Kemarin kami memperkenalkan mobil penumpang listrik, dan kini kami memperkenalkan bus listrik,” ujar pendiri PT Sarimas Ahmadi Pratama tersebut di detikoto.

SAYA merasa semriwing mendengarnya. Dalam benak saya: inilah produk yang sudah jadi, production-ready!

Yang kayak gini niy yg diperlukan negeri ini… Kendaraan transportasi massal (public transport) yang ramah lingkungan dan zero-emission.

Pemerintah mesti ngasih insentif buat produsen ginian, misal bebas/diskon: BBN, PPN, dll. atau gimana gitu, pemerintah yang lebih paham, yang penting bisa menjadi trigger yang sangat intensif agar produksinya bisa lebih terpacu. Atau instansi pemerintahan yang perlu bus untuk transportasi komuter, mending segera alihkan anggaran pembelian ke produk seperti ini.

Pengembangan fase-fase awal kendaraan listrik kayak gini pasti masih banyak kekurangan. Nah, sambil dibeli dan sambil terus dibenahi, itulah langkah yang bisa kita lakukan secara khifayah/komunal.

BMW dan banyak pabrikan lainnya aja masih banyak menjual mobil ber-bbm fosil; sebutlah Toyota yang punya Prius atau Nissan yang punya Leaf dan jibunan barisan pabrikan lain: mereka semua masih memproduksi mobil ber-bbm fosil,

…namun sekaligus kini mereka sudah juga sudah mempersiapkan penambahan lini produk mobil listriknya dan telah lama menjualnya ke pasar. Mereka terus memasarkan mobil listrik dan terus memperkuat eksistensinya.

Dan di beberapa produk masih ada jenis hybrid, BMW i8 misalnya, adalah mobil listrik yang masih dilengkapi mesin bbm-fosil, tergantung untuk kebutuhannya. Pas melaju santai pake mesin listrik, mas akselerasi dan ngebut di jalanan sepi pake mesin bensinnya.

Chevrolet Volt (di-rebadge juga jadi Opel/Holden Ampera) murni menggunakan penggerak motor listrik, namun mereka masih menggendong mesin bensin kecil sebagai generator. Kalo batere mau habis, mesin nyala untuk men-charge sambil jalan.

Hanya Tesla yang murni membuat mobil murni listrik. Dan spesifikasinya udah super mumpuni: jarak tempuhnya udah bisa sangat panjang, kecepatannya juga kenceng bingit.

Alih-alih membuat mobil penumpang biasa, Tesla justru membuat mobil sport dan sebuah luxury-car; semuanya berpenggerak listrik!

Skenarionya bisa ditebak: smooth-movement, smooth-switching.

Penggantian dari mesin fosil yang masih beremisi ke mesin listrik yang bebas emisi. Demi lingkungan yang bersih.

Bayangkan jika kemacetan pagi hari di Jakarta itu semua berisi mobil listrik yang gak punya knalpot. Mungkin semua akan buka kaca dan menikmati segarnya udara pagi.

*Tapi bayangkan lagi kalo Jakarta bebas macet, karena ibukota negara kita pindah ke Palangkaraya, itu baru Indonesia yang berani berubah lebih baik (y)

Dan kelak, semoga ada kit aftermarket yang bisa mengkonversi mesin-mesin fosil tua kita ini menjadi electric-engine. Yakni ketika spesifikasi batere sudah bisa di-charge hanya dalam hitungan menit dan sekali isi bisa menempuh jarak beberapa ratus kilometer, seperti kita menghabiskan bensin satu tangki untuk 600 km perjalanan.

Saya pribadi berharap, fainsya Allah.

Freema HW
– Bismillahitawakaltu…

Referensi: http://oto.detik.com/read/2014/12/08/164449/2771125/648/ini-dia-bus-listrik-buatan-putra-nasional http://oto.detik.com/read/2014/12/08/181634/2771265/648/apa-kelebihan-bus-listrik-12-meter-milik-dasep-ahmadi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s