(Bimmer The Series) M5: Murah Meriah Mewah Mangstabs Maknyusss!

Saya banyak tertarik dengan beberapa comment mengenai BMW, kalo boleh saya dibagi ilmu untuk memilih BMW tahun2 90 an ke atas…kayaknya prefer seri 520 (soalnya kelihatan mapan dan nyaman)..itupun kalo tidak keberatan…:)

-Sebuah PM ke saya.

BMW E34

[Aka. Memilih BMW Part IV]

Saya sebenarnya nggak terlalu “berilmu” alias ngeh tentang BMW. Ada master dan jagoan yang jauh lebih paham seluk beluknya; yang ada di belantara dunia maya, termasuk di sini. Makanya kami jawab PM tersebut secara terbuka, dg harapan para master bakal turun gunung kasih pencerahan.Well, BMW E34 520i memang pilihan yang pas dari segala sisi: ekonomis, teknis; dan psikologis-emosional.

Sisi Ekonomis

Secara ekonomis, Seri 5 adalah BMW dengan harga paling jeblok (ini juga salah satu alasan kami milih seri 5). Dibanding dengan Seri 3 pada mesin dan tahun yang sama, Seri 5 relatif jauh selisihnya. Sebuah 520i tahun 90 pertengahan bisa dibawa pulang dengan kisaran 40an juta. Smentara 320i tahun yang sama mesti ditebus sekitar 20-30% lebih tinggi! Asumsi kondisi kelayakannya sama. Kenapa demikian?

Salah satu faktornya adalah murni hukum pasar: ekuilibrium antara permintaan dan penawaran. Namun dari sisi teknis memang ada sedikit perbedaan. E34 tahun 95 adalah generasi produksi terakhir generasi E34 sejak ia hadir di sini tahun 80-an akhir; sementara E36 tahun 95 baru masuk setelah dari lifetime-nya, yang mana di Indonesia baru nongol sekitar tahun 92-an. Dan mesin 6 silinder 2 liter E36 (M52) memang penyempurnaan dari mesin 6silinder 2 liter E34 (M50).

Namun memang selebihnya, faktor suplai-demand yang banyak mengarah ke E36 adalah faktor penguat yang cukup signifikan. Kenapa banyak permintaan ke E36?

Mungkin mobil ini sudah lumayan badak ketimbang rivalnya yang datang dari Jepang: Corolla, Civic, dll. Yang mana memang preferensi pasar di Indonesia banyak menyukai ke segmen compact-sedan demikian. Sehingga E34 kurang dilirik, sekaligus mencerminkan kondisi market yang kurang demen segmen mid-size sedan; setara dengan Accord; Corona/Camry; dll.

Untuk harga seken, E34 dengan gambaran spek dan kondisi yang seimbang, relatif juauuuh lebih murah 20%-30%an ketimbang Benz. Meski Volvo lebih murah lagi, dan sebuah 505 justru akan membuat Anda nggak percaya saat membayar, saking murahnya untuk sebuah mobil yang nyaman dan aman dikendarai! Sebuah Peugeot 505 kondisi luayak malah bisa dibawa pulang hanya dengan 20an juta! Ada siy yang sekitaran 10an juta, tapi ya harga bawa rupa lah…

Teknis: Maintenance

Terhadap rival “seimbangnya”: Benz, Volvo, Peugeot, E34 punya positioning ekonomis yang relatif juga. Benz dikenal lebih murah dalam perawatan, karena banyaknya pilihan komponen aftermarket (pilihan KW-nya lebih banyak – nyimpulkan dari forum & berbagai sumber siy). Namun rasanya, pilihan komponen aftermarket untuk E34 juga nggak kalah melimpah dan murahnya.

Dan memang, untuk mobil umur belasan-dua puluhan tahun, rasanya memilih komponen aftermarket sudah merupakan keniscayaan siy… Soale, kalo ke beres (bengkel resmi) kadang biaya perawatannya nggak nyucuk, nggak sumbut (nggak imbang, nggak sebanding) dengan harga beli mobil ini yang luar biasa murah. Sementara di sisi lain, suplai komponen aftermarket untuk mobil eropa tua gini sudah sedemikian melimpah semua dan kualitasnya juga sudah mumpuni.

Performa

Di kalangan rekan bimmerfan, E34 520i memang susah untuk diorientasikan ke speed-lover. Secara, dengan mesin yang sama, E36 320i cuma menarik bodi yang 300kg lebih ringan dengan jarak sumbu yang lebih pendek dan lebih sempit. Maka mobil ini bakal melejit jauh lebih enteng.

Banyak yang memilih 520i bertransmisi manual, agar tenaga yang lemah (bila dibanding bodi yang sedemikian tebal dan berat) masih bisa diimbangi dengan putaran tinggi untuk nge-gain powernya.

Kalo matic, saya pribadi belum pernah merasakan. Namun untuk ukuran BMW, beberapa rekan mengatakan agak mengecewakan.Tapi well, tampaknya “mengecewakan” untuk ukuran BMW ini bisa jadi tetap masih jauh lebih nyaman dan nikmat ketimbang rivalnya yang dari Jepang πŸ˜€ Asal mobil dalam kondisi terawat dan wajar/normal aja.

Namun dari orientasi keseluruhan, memang seri 5 dan seri 3 “berpisah” di sisi speed dan comfort. Orientasi di sini bisa dipahami sebagai mana yang lebih didahulukan. Seri 3 lebih berorientasi ke speed, meski tetap tanpa meninggalkan comfort-nya; sementara seri 5 lebih orientasi ke comfort, tanpa meninggalkan speed-nya. Seri 7 kalo 730i, menurut seorang pemilik yang punya 530i sama 730i, juga nggak terlalu “narik” kalo urusan lari. Sebab tentu orientasinya bakal lebih banyak lagi ke comfort πŸ˜€

Sisi Emosional

Ini sisi paling relatif. Amannya saya bilang, semua BMW sama dan sebanding sisi emosionalnya. Yang membedakan mungkin di harga perolehannya πŸ˜€ Tentu seri 7 akan lebih enak dinaiki, kalo memang anggaran kita kuat di maintenance-nya; bukan sekedar di harga perolehannya. :DSeri 3 juga bakal menyenangkan.. Karena selain fun to drive, juga ia relatif murah di konsumsi BBM atau di biaya perawatan rutinnya. Anggap aja seri 5 ada di tengah-tengahnya.

Patokan Milih

Print 3 (tiga) lembar dokumen ini:

Ini adalah dokumen schedule perawatan, namun setidaknya bisa dijadikan patokan buat nyari barang.

Kondisi Keseluruhan

Dengan bodi yang lumayan gambrot, plat bodi yang lumayan tebel, memang seri 5 ini dah kelihatan kalo anteng nyaman di jalan. Tapi ya itu, konsekuensinya, dengan mesin yang “cuma” 6 silinder 2 liter, sebenarnya relatif pas-pasan untuk ukuran BMW. (Soale kalo dah di belakang kemudi BMW, kaki rasanya gatel aja mo bejek gas kalo nemu jalan sepi :D)

Namun kondisi ini tentu diimbangi dengan kenyamanan yang luar biasa. Paling kerasa kalo dah dipake turing antar-kota antar-provinsi, kerasa banget BMW-nya! Kalo cuma dalam kota mah, ya malah so-so gitu πŸ˜€ Malah dapetnya BBM boros πŸ˜€

Secara umum perawatan juga relatif sesuailah. Harga kampas rem seset semua sekitar 700an ribu (depan + belakang). Malah nggak beda dengan Kijang super πŸ˜€ Kalo beberapa parts lebih mahal, misalnya suspensi total di Kijang cuma 800 ribu sementara BMW bisa 2 jutaan; ini juga kaarena spek beda drastis. Harga segitu di BMW masih diimbangi dengan kenyamanan dan daya tahan yang lumayan koq… Intinya sesuai(worthed)lah.

Lainnya itu, kalo beberapa komponen maintenance kerasa agak mahal, ini juga karena teknologi mobil tersebut sudah lumayan maju untuk umurnya. Sebandingnya malah mobil Jepang yang lahir 5 tahun/lebih kemudian πŸ˜€

Malah di beberapa mobil Jepang dengan umur lebih muda yang teknologinya kadang kalah imbang, biaya perawatan ada juga yang lebih mahal.

Trus enaknya lagi, untuk BMW, bengkel independen spesialis BMW juga sudah lumayan merata, khususnya untuk Jawa. Jadi nggak khawatir kalo masalah maintenance.

Ini saja yang bisa saya share. selebihnya mari kita diskusi di sini http://m.facebook.com/groups/323699264381705 Nanti biar kawan-kawan yang pakar per-BMW-an banyak nimbrung membagi pengalamannya πŸ˜€

IMHO & CMIIW
Freema H. Widiasena
Catatan ini pernah saya tulis pada tanggal 23 Juni 2011 pukul 0:48

————————
MEMILIH BMW – THE SERIES

Untuk ulasan, diskusi santai dan chit-chat silakan login ke sini http://m.facebook.com/groups/323699264381705

Memilih BMW Pt. I https://freemindcoffee.wordpress.com/2011/04/11/memilih-bmw/

Memilih BMW Pt. II https://freemindcoffee.wordpress.com/2011/05/01/bimmer-the-series-memilih-mobil-pertama-kita/

Memilih BMW Pt. III https://freemindcoffee.wordpress.com/2011/06/08/bimmer-the-series-memilih-bmw-pt-iii/

Memilih BMW Pt. IV https://freemindcoffee.wordpress.com/2011/06/23/bimmer-the-series-m5-murah-meriah-mewah-mangstabs-maknyusss/

Memilih BMW Pt. V https://freemindcoffee.wordpress.com/2011/06/27/bimmer-the-series-sebuah-bmw-tua/

Memilih BMW Pt. VI https://freemindcoffee.wordpress.com/2012/01/14/bimmer-the-series-bmw-e36-318i-vs-320i/

Memilih BMW Pt. VII https://freemindcoffee.wordpress.com/2013/04/24/bimmer-the-series-alhamdulillah-thanks-allah/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s