Pecah Ban!

Caruban, 21 Mei 2011

Pagi hari, berangkat ke Ponorogo, untuk menengok nenek yang sakit keras. Sorenya kami langsung pulang, mampir alun-alun Ponorogo sebentar sekedar untuk menikmati semangkuk es dawet Ponorogo. Hanya semangkuk, perjalanan langsung dikebut untuk segera pulang.

Mampir minum dawet
– Mampir minum es dawet di seberang alun-alun Ponorogo. Latar belakang adalah alun-alun Kota Ponorogo.

Di ruas Antara Ponorogo – Madiun, jalanan lumayan oke saja sebenarnya. Meski tak terlalu mulus sebagaimana karakter hotmix. Ada satu bidang yang tampak ditambal secara serius, sampe pakai roller (sepur tumbuk). Selebihnya, kami banyak terkena ranjau darat alias lubang tajam dan dalam yang hadir secara tiba-tiba tanpa terdeteksi mata.

Seingat kami ada 3 (tiga) kali ranjau darat yang membuat shock sampe terpukul tajam, “Dhuaggg!” Demikian suaranya…

Melewati (pinggir) kota Madiun, keluar Madiun kami langsung tancap gas lagi. Berhubung aspal ruas Madiun – Caruban lumayan mulus hotmixnya… Jarum speedo rata-rata berada di titik jam 11-12. (Ummm, kalo di speedonya badak itu 140 kmh pas. Hehehehe…)

Hingga tiba-tiba, posisi masih di ruas Madiun-Caruban, dari kolong mobil terdengar seperti suara ember plastik yang nyangkut dan keseret di kolong mobil. Kami sudah lemes aja, jangan-jangan ada bagian bawah yang terlepas gitu… šŸ˜¦

Kenapa kami mikirnya ada bagian bawah yang terlepas, oale mobil nggak oleng sama sekali, nggak limbung (justru agak limbung kalo kami rem, berhubung kaki-kaki yang nggak sempurna: join baru kami repairing dan masih ada satu bushing kiri yang sowak karetnya dan blo terganti). Makanya kami “nuduh” ada parts yg lepas dan entah apa. Karena memang jalanan mulus-bersih.

Sejak suara tiba-tiba terdengar, kami nggak ngerem mendadak. Cuman langsung pelankan kecepatan, dan baru ngerem pasti namun teratur, sebagaimana kita kelewatan mau belok habis berkecepatan tinggi.

Saat sudah meminggirkan mobil dan keluar…

Innalillahi… Masya Allah… Astagfirullah…. Ban belakang pecah!!!

Ban pecah!
– Ban pecah pada kecepatan 140kmh, mobil ndhak oleng sama sekali! Masya Allah…

Masya Allah, Subhanallah… Allahu Akbar… Alhamdulillah… Thank God its BMW! Ban segitu gitunya, mobil relatif nggak limbung sama sekali!!! Utinya ALeef aja sampe heran. “Iya. mobil koq kayak bukan seperti pecah ban… Gak ada goyangnya…”

Pfuf… Ngeban deh ^_^

*All photos only taken by Nokia 3500

ā€”ā€”ā€”ā€”ā€”ā€”ā€”ā€”ā€”ā€”ā€”ā€”ā€”
MEMILIH BMW ā€“ THE SERIES

Untuk ulasan, diskusi santai dan chit-chat silakan login ke sini http://www.facebook.com/groups/323699264381705

Memilih BMW Pt. I https://freemindcoffee.wordpress.com/2011/04/11/memilih-bmw/
Memilih BMW Pt. II https://freemindcoffee.wordpress.com/2011/05/01/bimmer-the-series-memilih-mobil-pertama-kita/
Memilih BMW Pt. III https://freemindcoffee.wordpress.com/2011/06/08/bimmer-the-series-memilih-bmw-pt-iii/
Memilih BMW Pt. IV https://freemindcoffee.wordpress.com/2011/06/23/bimmer-the-series-m5-murah-meriah-mewah-mangstabs-maknyusss/
Memilih BMW Pt. V https://freemindcoffee.wordpress.com/2011/06/27/bimmer-the-series-sebuah-bmw-tua/
Memilih BMW Pt. VI https://freemindcoffee.wordpress.com/2012/01/14/bimmer-the-series-bmw-e36-318i-vs-320i/
Memilih BMW Pt. VII https://freemindcoffee.wordpress.com/2013/04/24/bimmer-the-series-alhamdulillah-thanks-allah/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s